Tak seindah bintang dilangit
lagi
wajahmu buram terselimuti
kecewa
Kata ironis tak jua kau
indahkan
kecewamu bukan?
aku tak mau melihatmu tersendu
dalam garis kerut di wajahmu
sempat aku menerka
kau hanya menumpahkan air ke
gelasku
aku paham posisimu
dan aku harap kau paham
posisiku?
informasi dunia semakin
dinamis
ku kirim ulang dan ulang
mungkin kau jenuh melihat
pesan tertera namaku
tapi kawan aku tau harapanmu
setinggi gunung menjulang
tak tegaku biarkan amanah ini
tak tersampaikan
walau akhirnya kau kan tidak
mau hidup menggenggam yang kuretorikakkan
apakah kau anggap aku peduli?
sempat beberapa kali ku terima
protesmu
langitpun jadi saksi
perjuangan
redakan marahmu
berwudhulah
setiap sesuatu yang positif
tidak akan bersiht egang di syarafmu
posisi kita berbeda
aku sebagai pohon dalam
impianmu
dan kau bagaikan dahan yang
menunggu informasi dalam impianku
maafkan pada posisi yang
berbeda
hormati dan tersenyumlah jika
ada yang tak sesuai keinginanmu
Yang baik menurutmu
belum tentu baik menurut Allah
sesak napas menjadi buritan
saat kusasikan semua
tapi ingatlah ini
You become happy not because
you get what you want,
but because you are grateful for what you already have.
Engkau menjadi berbahagia
bukan karena engkau mendapatkan yang kau inginkan,
tapi karena engkau bersyukur
atas yang sudah kau miliki
posisiku adalah peduliku
padamu
posisimu adalah pemerhati
dalam setiap perjuangan bersama
ketika kau pada ku
bukan kehendakku berubah
tapi ku ingat siapa diriku
I know that I am not
completely perfect,
but there must be something very beautiful in me.
I can be
happy with myself.
Aku tahu aku tidak seutuhnya
sempurna,
tapi pasti ada sesuatu dalam diriku yang sangat indah.
jangan sampai kesalah pahaman
mematahkan setulusnya pengorbanan
positif thikinglah pada setiap
pemimpinmu agar ia tetap semangat menjaninya dengan hati
dab Ilahi menjadi penyejuk
hati
di posisi kita yang
terjangkiti
keep husnuzhan and keep
bersyukur

Tidak ada komentar:
Posting Komentar